Oleh: sangabid | November 20, 2011

semua dalil tid…

semua dalil tidak berlaku ketika ego menyelmuti  dada. hari ini seperti itu… kesadaran akan tidak berlaku ketika amarah masih ada. karena Tuhan hanya bisa dicapai dengan totalitas  kepasrahan. dan totalitas ketaatan. tanpa diiringi kepentingan.

Oleh: sangabid | Agustus 15, 2011

puasa

Allah tidak makan tidak tidur tapi Dia selalu sibuk mengurus hambanya…..bagaimana dengan kita? makan terus tidur cukup tapi tidak pernah mengurus umat…

Oleh: sangabid | Agustus 2, 2011

ujian

ceramahin orang gampang tapi sipa ga kita dengan ceramah kita.setiap kita menceramahin orang akan ada ujian yang cukup berat.

Oleh: sangabid | April 25, 2011

sama dengan mereka

untuk yang lagi mendapat ujian matematika besok  harapanku sama dengan mereka, untuk yang lagi mendapat ujian hidup harapanku sama dengan mereka. doaku sama dengan mereka. keinginanku sama dengan mereka semoga menjadi doa massal. semoga langit membuka cahayanya.

Oleh: sangabid | April 25, 2011

dualitas materi

Aku titipkan jiwa ini pada materi tapi aku titipkan pula jiwa ini padaMu. Aku tak bisa  lari dari dunia karena masih didunia.Kepentingan kita adalah melakukan dengan sepenuh hati menuju kehendakNya. Sampai kapanpun. 

“Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu ‘cinta’ kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,  al Hujuraat ayat 7

Oleh: sangabid | April 25, 2011

kenapa Kau sembunyikan

Cinta adakah itu?? Ada. Kapan?apakah itu hannya khayalan..

Maulana  dimana kau sembunyikan mahabbahmu.? Syamsi kenapa kau hanya ajarkan untuk rumi.? Kenapa kau buat orang penasaran? Kenapa kau buat tergerak? Apakah itu hanya khayalan. Kenapa hanya para auliya saja? kenapa semua manusia tidak bisa dapat? Atau hanya sekedar mencicipi saja. citamu cinta begitupun aku.

Kabur kemana? Lari kemana? Dibuat aku gila untuk mendapatkannya. Selama ini aku hanya bingung dan rebah tak terarah. Gagap di tengah langkah. Terserah kepada ketidak jelasan.

Ya Allah

Ya Rosulullah…

Kerap ku dibanting kehidupan aku diam.

Aku  diinjak jaman aku diam

Aku dipukul keadaan dan aku diam.

Aku memang tanah tapi aku bisa bergerak.

Padahal sedikit aku bergerak semua akan terperanjak.

Sekali lagi sembunyi dimana engkau kedamaian.? Sembarang aku bergerak. Kaatanya tidak terpengaryh jarak. Katanya tidak bisa di batasi materi. Katanya tidak akan terhanyut waktu. Lalu dimana ? katanya dihati, katanya didalam diri, katanya dekat… katanya,katanya,katanya…. Dimana itu? Diserap zaman atau habis oleh kecintaan dunia atau terlibas keadaan jiwa sendiri.

Yang kupelajari tidak berarti, yang kudapat tidak berdampak aku hanya berdialog sendiri, berbincang tanpa teman berlalri kemana, mengkhayala tiada karuan. Berjalan hanya dengan dua kaki jatuhpun aku sendiri dan sendiri.

Kenapa sufi  hanya teori? Kenapa syariat berat? Kenapa ihsan hanya hiasan? Kenapu jadi lamunan? Kenapa teman hanya sejaman? Realita bukan untuk kata-kata. Sekarang disini, saat ini aku di gerbang pintu yang kalau terbuka akan menambah kebingungan.

Pintu jenar bukan untuk kita. Pintunya untuk dia sendiri. Aku dihadapakan oleh pintuku sendiri pintu sama seperti jenar kebingungan. Tapi mentorku entah siapa? Harus kah aku berujuk kapada buku merah berguru pada Allah. Teman untuk berbagi bukan untuk mengajari. Sahabat bukan tempat debat. Kawan bukan untuk dilawan.

Kesemua manusia harus berbagi, kesekitar alam ikut bersemayam, keluarga adalah tempat bercengkrama.  Di hadapan hembusan nafas dan sunyinyai malam dada berguncang lagi. Tuhan maafkan hamba. Tuhan kuatkan hamba.. harapMu inginya harapku. Inginku inginya inginMu. mauMu maunya mauku. Selama ini egoku menyelimuti  kejernihan dan kesabaran.

Keresahan menghampiri dimana saja dan dating tak kita duga. Tuhan selalu mengajak kita untuk lebih dewasa.  Kearah mana ita menghadap harapan selalu berbanding dengan tantangan. Sukses manusia adalah ujian untuk bisa kembali seperti orang mati. Kuat kan jiwa ini ya Robb..

Salam sejahtera untuk kekasihMu  ya Habibullah ya musthofa.. ijinkan aku bisa bersama nya kelak.

Disini aku ditinggal sendiri. Sendiri dan menyepi. Ruh bersemyam didalam not-not jari,otak dang a tau apalagi.  Oh bersama tulisan ini. Ini,ini… segalanyaaa  habis disini dan tercurah disini juga. Romeo kenapa kau simpan cintaMu pada Juliet?

Kenapa Uang jadi rujukan orang?

Kenapa orang begitu ingin dihargai?

Kenapa  senang diakui?

Kenapa kecantikan dan kekuasaan begitu menggoda..

Salahkah …

Mengapa kita jadi rakus? Kenapa mudah sekali iri? Kenapa yang dilarang begitu mudah…

Kenapa harus marah? Kenapa seperti kayu bakar kering. ? kenapa kenapa?

Selamat bingung membaca tulisan ini. Tulisan ini terus mempertanyakan kebingungan. Kebingungan yang belum terjawab karena bukan untuk dijawab juga. Dijawab juga percuma malah menambah kebingungan baru.

Meledak kekumatan ini hanya oleh sebuah peristiwa sepele, rapuh banget ya.. bego memang tapi gimana lagi. Walau integritas katanya lebih baik tapi hanya melelahkan jiwa. Jujur saja walau lewat tulisan. Itulah selemah-;emah iman. Iman yang begitu dangkal.

Biar mereka bicara telinga kita tekuci. Tetap langkah jangan hentikan, jiwa ini milik kita. Ya milik kita.. terserah mau di definisikan apapun. Kita pengendali, kita yang bertanggung jawab semua. Silahkan semua mau seperti apa dan bagaimana bebas mau apa saja tapi siaplah atas yang akan terjadi kelak.  Mau jadi orang baik atau jadi penjahat sekalipun terserah semua hak anda semua anda  tapi siap saja timabl balik yang akan terjadi.

Jangan menuding, jangan menyalahkan, jangan merusak karena semua karena anda sendiri. Anda harus terima pahit dan manisnya. Suka dan dukanya.  Silahkan mau jadi ulama atau jadi pelacur sekalipun tapi anda harus siapakn hukum Tuhan  yang mengolah tindakan anda. Logikanya dan kita dapat melihat dengan jelas  Mana hitam dan putih itu.

Serdadu seperti peluru. Serdadu seperti belati. Tak punya hati. Namun  serdadu tetap serdadu dia bergerak sesuai perintah yang diatas. Tidak pernah tidak. Tanpa ragu tanpaaaaa malu..

Tapi teringat pengamen cicalengka-padalarang berkorban rasa malu untuk receh dari pennumpang. Tapi semua dia jalani demi sesuatu yang entah buat apa. Kitapun sama merelakan diri kita demi receh yang juga entah apa.  Berputar bolak-balik  disana. Tanpa ujung seperti lingkaran setan, menyiksa jiwa melelahkan raga.

Semua berujung “ aku tidak tahu”

Kita hanya diam dan menuggu. menujuNya bukan dengan ilmu atau dengan kemampuan kita.

Kita berserah diri biarkan Dia menarik ruh ini.

Tuhan …

Hari semakin malam aku belum tenang. Sebuah headphone kutempelkan lumayan sedikit membantu. Telingaku terobati okeh senandung Ketuhanan.

Keiinginanku agar aku tak punya keinginan selain hanya inginNya. Harap ku tak ada kecuali harapanNya.

“Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu ‘cinta’ kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,”  al Hujuraat ayat 7

Oleh: sangabid | April 20, 2011

komunikasi dengan Allah

abad sekarang adalah abad materialistik… semua di di ukur olah materi dan benda. hal itu yang manjadi hijab kita pada yang gaib.
jarang sekali da orang yang bisa berkomunikasi dengan Allah. haji slamet utomo ulama dari banyuwangi memaparkan hal itu dalam buka “PATRAP” Bcara berkomunikasi denagn Allah, menghidupkan Ruh, mengenal hakikat diri….
buku yang sangat penting untuk anda yang ingin melakukan perjalan spiritual menuju tujuan yang sejati.. DIA Allah….

Oleh: sangabid | Desember 22, 2010

Dia tidak bertanya

Merasa apa yang tidak terlihat
Mencari apa yang tidak terjamah
Merindu apa yang tak teraba
Menemukan kembali suasana
Menemukan kembali keadaan
Disinilah kesadaran tumbuh menjadi tindakan. Kesenduan mendengar nyanyian kasmaran, terlena mengejar sebuah keinginan. Hasrat yang terkendali mendaratkan jiwa dalam landasan yang dihampari rumput gondrong.
Dia tidak bertanya berapa banyak ilmu yang miliki
Dia hanya menanyakan berapa banyak orang yang kau terangi dari ilmu itu
Dia tidak bertanya berapa uang yang kau miliki
Dia hanya bertanya seberapa yang telah kau dermakan
Dia tidak bertanya sejauh mana kau berjalan
Dia bertanya apa yang telah kau dapatkan untuk oleh-oleh kerumah keabadian nanti.
Nilai hidup tidak bisa diperjual belikan. Kebanggaan yang telah ada untuk sementara simpanlah dulu dalam gudang ketawaduan.

Oleh: sangabid | Desember 9, 2010

spiritualitas hukum newton

SPIRITUALITAS HUKUM NEWTON
Newton adalah seorang fisikawan yang mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap seluruh ilmu pengetahuan sampai sekarang. Teori yang berhasil dia kembangkan manjadi dasar seluruh teori berkembang sekarang. M Hart menyimpan dia menjadi orang kedua yang paling berpengaruh dalam sejarah kehidupan.
Namun ada yang tidak ada dalam keilmuwan Newton. Nilai spiritual. Ya nilai spiritual ini yang kita tidak ketahui bahkan mungkin sama Newton sendiri. Padahal aturan Alam adalah aturan Tuhan. Newton telah menemukan banyak sekali ilmu pengetahuan alam sebenarnya di dalam penemuan itu ada nilai spiritual.
Hukum 1 atau hukum kelembaman/inersia
Benda diam akan mempertahankan kediamannya, benda bergerak akan mempertahankan geraknya atau ΣF=0 atau gaya yang dihasilkan nol.
Hukum Newton ii
Suatu Benda akan bergerak apabila ada pengaruh dari luar atau F=m.a
Hukum Newton iii atau hukum aksi reaksi
Gaya yang bekerja pada sebuah benda berasal dari benda lain yang ada di lingkungannya.
F aksi = – F reaksi
Kenapa benda bisa bergerak?
Ketika kita melihat seorang anak kecil maina perahu di atas karpet susah sekali digerakan. Anak itu menggerutu, Tapi saat perahu itu di cemplungkan kedalam air perahu itu bergerak mudah sekali. Si anak itu senang sekali. Kanapa ya bisa seperti itu?
Atau mungkin kita pernah melihat sepeda motor yang ban nya kempes susah sekali digerakan tapi sudah dipompa motor itu meluncur dengan cepat. Atau ada pesawat yang bisa terbang di angkasa dengan mudah. Kenapa ya benda itu bisa bergerak ? dan kenapa benda itu susah bergerak?
Ada dua hal yang harus kita perhatikan. Pertama benda itu bisa bergerak karena ada dorongan atau tarikan. Misalkan pesawat tadi bergerak karena ada dorongan dari mesin pesawat. Atau adanya tarikan seperti orang yang menarik gerobak sehingga bergerak. Kedua kenapa benda itu ssusah bergerak karena ada yang menghambat. Anak kecil itu susah mengerakan mainan perahunya karena karpet nya itu yang menghambat pergerakn mainan itu tapi jika disimpan di air hambatan sedikit sehingga mudah digerakan .
Sebenarnya manusia pun seperti itu. Manusia bisa bergerak karena ada dorongan dan tarikan dari luar dirinya. Dan ada pula yang menghambat manusia yang bergerak. Salah satu cirinya mahkluk hidup adalah dia bergerak, sedangkan manusia yang tidak bisa bergerak adalh mayat.
Lalu apa yang mengerakan manusia dan apa yang menghambat manusia bergerak.? Yang membuat manusia itu bergerak adalah kehendak. Manusia kehendak untuk dia bisa beraktivitas. Sedangkan ketika manusia tidak punya kehendak dia tidak bisa apa-apa. Kita bekerja karena kita dangan keinginan untuk menghidupi keluarga. Kita sekolah karena ada kehendak untuk lebih maju.
Lalu darimana kehendak itu datang? Kehendak itu datang dari yang maha berkehendak. “Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.” Ali imron : 47. Dia berkehendak terhadap segala sesuatu. Dia yang menghidupakn Dia yang mematikan Di a member rizki siapa yang Dia kehendaki.
Lalu sekarang apa yang membuat kita terhambat bergerak? Kita susah bergerak ketika kehndak kita tidak selaras dengan sumber kehendak itu. Sang Maha kehendak kita mengikuti RosulNya kita malah memilih jalan sendiri. Allah mengiginkan kita membangun bumi ini kita malah merusaknya. Allah ingin kita berbuat baik pada orang lain kita malah bermusuhan dengan orang lain.
Ya perbuatan kita lah yang menghambatnya, perbuatan yang tidak selaras , dosa-dosa kita. Ketidakpatuhan kita pada Allah. Maksiat kita pada Allah, ego kita yang merasa paling baik. Keangkuhan kita kebersamaan kita dengan setan.
“Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup[191]. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”. Ali Imron 26-27.
Pada dasarnya seluruh yang ada di alam semesta adalah diam. Tapi Dia berkhendak untuk menggerakan, Dia yang menghidupkan Al Hayyul.
Newton pun pernah berakata
‘if I have seen farthter than other man, it is standing on the shoulder of giant”.

Oleh: sangabid | September 17, 2010

pengajaraNya

Allah tidak pernahmenguji hambanya karena Dia tahu kapasitas hambanya tp Dia mengajari hambanya. agar mengerti agar lebih kenal denganNYA…

setiap peristiwa adalah pengajran setiap kejadian adalah pengajaran setiap wakt adalah pengajaran.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.