Oleh: sangabid | Februari 16, 2009

Gerbong

satu,dua,tiga dan sterusnya statsiun terlewati, dari awal semula ini seperti khyalan. berloba dengan waktu bersaing dengan kepayahan tapi ini relaita yang harus dinikmati demi sebuah kebahagiaan yang membebaskan kata gede prama.

setiap jengkal jadi jadi pelajaran. samua dalam koridor haraf takut semua hanya ikhtiar manusia.

disini kuitipkan lagi sebuah prasasti kehidupan sebagai tonggak awal memandang misteri. semacam gapura yang harus dilewati untuk masuk suatu wilyah atau rentetan pos untuk menghadap kuasa.

walau kadang asa mengalahkan akal. persis seperti isapan pecandu mengalahkan akalnya.

terimkasih untuk semuanyayang Dia ciptakan untuk manusia.

terimakasih untuk rahmatnya yang Dia curahkan untuk makhluknya.

sekarang diam tunggu menunggu kemana lagi kita akan diarahkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: