Oleh: sangabid | Desember 22, 2010

Dia tidak bertanya

Merasa apa yang tidak terlihat
Mencari apa yang tidak terjamah
Merindu apa yang tak teraba
Menemukan kembali suasana
Menemukan kembali keadaan
Disinilah kesadaran tumbuh menjadi tindakan. Kesenduan mendengar nyanyian kasmaran, terlena mengejar sebuah keinginan. Hasrat yang terkendali mendaratkan jiwa dalam landasan yang dihampari rumput gondrong.
Dia tidak bertanya berapa banyak ilmu yang miliki
Dia hanya menanyakan berapa banyak orang yang kau terangi dari ilmu itu
Dia tidak bertanya berapa uang yang kau miliki
Dia hanya bertanya seberapa yang telah kau dermakan
Dia tidak bertanya sejauh mana kau berjalan
Dia bertanya apa yang telah kau dapatkan untuk oleh-oleh kerumah keabadian nanti.
Nilai hidup tidak bisa diperjual belikan. Kebanggaan yang telah ada untuk sementara simpanlah dulu dalam gudang ketawaduan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: