Oleh: sangabid | Juni 25, 2014

ziarah angka 1

ZIARAH  ANGKA

Dunia ini depenuhi dan disibukan dengan angka-angka dari hal terbesar sampai yang terkecil

Perkalian 11 yang menakjubkan

Kurang lebih tahun 2001 saya mulaimencintai angka, baik angka dalam kertas rupiah atau angka dalam matematika. Memang kata “cinta” inilah yang menjadi kunci yang bisa mengeliminasi kelelahan berpikir.   Sampai sekarang saya bergantung hidup dari dunia angka ini. Saya mengajar matematika dari sekolah ke sekolah dari rumah ke rumah. Awalnya kesenangan yang tak terhingga lama kelamaan berbenturan juga  dengan kebutuhan. Namun itulah perjalanan hidup kita harus bisa mengikuti idealisma dan realisme.

Saya mengetahui kata “cinta” sudah lama, mungkin dari kecil sudah sering mendengar  karena begitu banyak lagu, buku  dan puisi tentang cinta. Namun baru-baru ini saya mulai paham apa itu cinta, melalui sebuah kajian ilmu didekat kontrakan saya. Disanalah kecintaan pada Sang Nabi saya pahami walaupun masih hanya nol koma berapa persen.  Setiap mengikuti diskusi disana tidak mungkin untuk tidak bershalawat dan mengucapkan salam untuk nabi kita. Setiap ustad disana mengucapkan al ahzab 56 otomatis saja lidah ini bershalawat.

Saya mendapat cara beragama yang lebih mudah disana. Sebelumnya saya belajar dengan mengandalkan otot sendiri. Keilmuan saya rontok disana. Rasanya tidak bisa apa-apa.

Cinta  selanjut  saya dapat Pak Haji  guru saya dari Banyuwangi. Beliau adalah seorang karyawan perusahaan kertas di Banyuwangi setiap Harinya beliau bekerja sebagai operator mesin kertas.namun sekarang sudah pensiun.  Manurut saya dialah orang yang paling tawadhu dan yang paling teguh. Katanya dia orang sakti tapi dia tidak mengajarkan kesaktian dia praktisi berktuhanan. Disana saya mengenal kata CINTA dan SENANG kepada Allah.

Pak haji menyebut patrap. Patrap adalah sikap kita pada Allah diambil dari bahasa jawa. Bagaimana mana kita hormat, bagaimana kita tunduk, bagaimana kita teguh, dan bagaimana kita menyadari Dia dalam setiap gerak. Seperti seorang murid yang selalu memperhatikan gurunya dikelas maka apa yang diajarkannya akan lebih mudah dipahami.

Saya hanya disuruh memanggil Allah terus menerus. Ya Allah, yaAllah ya Allah begitulah selama 9tahun ini saya mempraktekannya. Tidak ada yang aneh dan tidak ada yang unik dari patrap ini. Kadang capek, bosen malas . Yang menarik dari patrap ini  kesadaran saya  berketuhanan semakin tumbuh. Lumayanlah lebih baik dari sebelummnya. 

Cinta selanjut saya baru pahami Tujuh tahun yang lalu ketika saya masih bekerja disebuah EO (Event Organizer) dijalan Turangga . Disana saya mulai tahu rasa kehilangan yang sangat. Dan rasa mendapat yang sangat. Penantian cukup lama untuk berada dipelaminan.  Selanjutnya anak yang lincah dan lucu lahir bertambah pula tumbuh cinta itu.

Saya mulai menyenangi matematika pada saat dijarkan  oleh pak Angger  saya menganggap  beliau orang sangat jago ngajar semua ilmu yang beliau ajarkan mudah dipahaminya. Beberapa lama gaya mengajar saya mirip beliau walaupun saya tidak bermaksud mencontek. Sampai akhirnya saya mengajar dengan gaya saya sendiri.  Beliau telah menterapi dari IQ saya yang jongkok menjadi sedikit berdiri. Dari yang mulanya saya bego dalam matematika sekarang menjadi penulis matematika-promosi buku matrik dan quick qount-. Saya tidak sehebat dia tapi saya mulai tertantang jika dihadapan saya ada angka dan rumus.          

Saya mulai belajar dari perkalian ajaib seperti perkalian 23 x 11= ….  ternyata kita hanya menambahkan saja 2 dan 3 jadi 5 kemudian kita simpan diantara 2 dan 3 jadi 253.   Dari sana saya mulai takjub ternyata sebuah angka itu bisa berpola. 

Iklan

Responses

  1. Reblogged this on SANG ABID and commented:

    jangan minta mati karena Allah telah memberi kita hidup


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: